Istriku, Aku Mencintaimu

Kendati dirinya telah keliling dunia, bahkan hampir tidak ada negara baru di dalam peta, dan terlalu sering naik pesawat terbang sehingga seperti naik mobil biasa, namun istrinya belum pernah naik pesawat terbang kecuali pada malam itu. Hal itu terjadi setelah 20 tahun pernikahan mereka. Dari mana? Dan kemana? Dari Dahran ke Riyadh. Dengan siapa? Dengan adiknya yang orang desa dan bersahaja yang merasa dirinya harus menyenangkan hati kakaknya dengan semampunya. Ia membawa wanita itu dengan mobil bututnya dari Riyadh menuju Dammam. Pada waktu pulang, wanita itu berharap kepadanya agar ia naik pesawat terbang. Wanita itu ingin naik pesawat terbang sebelum meninggal. Ia ingin naik pesawat terbang yang selalu dinaiki Khalid, suaminya, dan yang ia lihat di langit dan di televisi. Read more…

Surat Cinta dari Manusia-Manusia yang Malamnya Penuh Cinta

Teruntuk Insan yang tersia-sia malamnya…

Wahai orang-orang yang terpejam matanya, Perkenankanlah kami, manusia-manusia malam menuliskan sebuah surat cinta kepadamu. Seperti halnya cinta kami pada waktu malam-malam yang kami rajut di sepertiga terakhir. Atau seperti cinta kami pada keagungan dan rahasia-Nya yang penuh pesona. Kami tahu dirimu bersusah payah lepas tengah hari berharap intan dan mutiara dunia. Namun kami tak perlu bersusah payah, sebab malam-malam kami berhiaskan intan dan mutiara dari surga. Read more…

Kisah Nenek Pemungut Daun

Dahulu di sebuah kota di Madura, ada seorang nenek tua penjual bunga cempaka. Ia menjual bunganya di pasar, setelah berjalan kaki cukup jauh. Usai jualan, ia pergi ke masjid Agung di kota itu. Ia berwudhu, masuk masjid, dan melakukan salat Dzuhur. Setelah membaca wirid sekedarnya, ia keluar masjid dan membungkuk-bungkuk di halaman masjid. Ia mengumpulkan dedaunan yang berceceran di halaman masjid. Selembar demi selembar dikaisnya. Tidak satu lembar pun ia lewatkan. Tentu saja agak lama ia membersihkan halaman masjid dengan cara itu. Padahal matahari Madura di siang hari sungguh menyengat. Keringatnya membasahi seluruh tubuhnya. Read more…

Bidadari Kecil Itu Tak Pernah Sendiri

Matanya bulat, cantik dan jernih seolah tak berdosa. Tawanya pun selalu lepas, sehingga menambah keceriaan di wajahnya. Usianya memang telah dewasa, namun ia berprilaku bagaikan balita yang polos dan tak banyak meminta. Kelembutan yang terpancar dari jiwa, juga telah menghapus kesempatannya untuk berbuat nakal dan dosa. Read more…

Mengolah Anak

Membentuk anak memang mirip membuat adonan kue. Bentukan bukan sekadar apik & rapi, tapi jg memenuhi takaran komposisi: terigu, mentega, gula, dan telur.  Kebanyakan mentega, kue bisa gampang lebur. Begitu pun jika kelebihan terigu. Kue menjadi sangat keras.

Anak buat keluarga memang harta yg paling mahal. Nyaris tak satu pun aset keluarga yang bisa menyamai nilai seorang anak. Ia bukan sekadar penghibur & penyejuk hati. Tapi jg penerus generasi. Tidak heran jika banyak orang tua yg begitu hati-hati dengan tumbuh kembang anak. Mulai dari soal gizi, hingga masalah isi: baik hati maupun perkembangan nalar. Karena itu, tidak sedikit orang tua yang mulai mentarbiyah anaknya sejak dini. Keinginan itulah yang kini diperjuangkan Bu Dini.

Ibu yang baru dua setengah tahun punya anak ini begitu bahagia bisa menyalurkan bakatnya dalam soal mendidik. Bahkan, saat si bayi belum lahir. Saat itu, ia sudah melatih jabang bayinya mendengar tilawah Alquran. Sambil masak, nyetrika, tiduran santai, Bu Dini kerap menyimak tilawah lewat radio kaset.  Read more…

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.