Jika Mahkamah Konstitusi Luluskan Gugatan 5 Mahasiswa UI ini, Zina Menjadi Legal

Dengan alasan pernikahannya tidak mendapatkan legalitas dari negara, 5 Mahasiswa UI mengajukan gugatan ke MK. Mereka menggugat UU No 1 tahun 1974 tentang Perkawinan. “Kita kan tidak tahu akan bertemu dengan siapa ke depannya, akan suka sama siapa, akan kawin dengan siapa. Makanya, ketika melakukan perkawinan, negara harus menjamin hak-hak kita agar punya status hukum yang jelas,” kata Anbar di Gedung MK, Kamis (4/9/2014) sore.

Baca lebih lanjut

Jilboobs Itu Nggak Banget!

yuk berhijab syar'iNggak banget? Loh kenapa?” Pasti pertanyaan demikian yang akan terlontar. Saya juga pastinya bakal melontarkan pertanyaan tersebut saat saya baru belajar berhijab alias menutup aurat. Sebab nih, make kerudung yangminimize (gaulislam udah sering ngejelasin ya perbedaan jilbab dan kerudung) kesannya nggak ribeut-modis-comfort dan trendi. Hayo, bener apa bener? Beda sama pake kerudung yang maximize: nutup dada full. Kesannya ribeut dan terlihat jaim plus alim (lho, kan bagus jadinya?). Ya tapi ya gitu.. serasa agak gimana gitu. Nggak terbiasa dan entar dikira saklek banget dalam ngejalanin Islamnya. Padahal maksud hati dengan pake kerudung mini plus busana modis sebenarnya sembari nutup aurat tapi masih pengen terlihat fun, modis dan trendi—berhubung masih belum alim-alim banget. Hayo..bener apa bener? Tuink tuink. Baca lebih lanjut

Monyet dan Genggamannya

monyet-fatahDi Afrika, teknik atau cara berburu monyet begitu unik. memungkinkan si pemburu menangkap monyet dalam keadaan hidup-hidup tanpa cedera sedikitpun.
Cara menangkapnya sederhana saja – pemburu hanya menggunakan toples berleher panjang & sempit. Toples itu diisi kacang yang telah diberi aroma. Tujuannya untuk mengundang monyet-monyet datang. Setelah diisi kacang, toples-toples itu ditanam dalam tanah dengan menyisakan mulut toples dibiarkan tanpa tutup. Para pemburu biasa melakukannya di sore hari. Baca lebih lanjut

Setan PHP

jalan setan menggoda manusiasetan emang hobi ‘nggelitikin’ dan nggodain manusia, ya tak lain dan tak bukan emang biar dia punya banyak temen di neraka | cara godanya pun macem2, mulai jurus A sampe jurus Z+ | yang seperti ini nih salah satu jurusnya.. “eh.. udah lah klo suka tembak aj si dia,, gpp kok,, pacaran itu enak loh.. tuh lihat temen2 kamu,,kemana2 gandengan tangan,,mesra pula,, enak kan? pacaran itu boleh,, jangan dengerin apa kata si ucup, dia emang sukanya dikit2 haram, dikit2 haram” | Baca lebih lanjut

3 + 4 = 7

3+4=7Berapa 3+4? Tentu 7! Dan tentu semua orang yang pernah sekolah mampu menjawabnya, ini kemampuan yang sangat mendasar yang dipelajari dalam logika Matematika.

Kebenaran itu adalah suatu hal yang dapat dibuktikan, sesuatu hal yang memiliki dasar. Bila dasarnya cukup kuat dan tidak dapat dibantah, maka dengan sendirinya kebenaran itu tidak dapat dibantah.

Namun, walau kita hidup di abad  segala sesuatu yang serba teknologi ini, terkadang kita masih saja tidak bisa menjangkau suatu logika sederhana, yaitu menerima kebenaran. Seringkali kita malah menolak kebenaran, padahal telah jelas bukti dan dasarnya bagi kita.

Kebenaran tidak bisa ditolak, tapi kebenaran bisa dibuat relatif, salah satunya adalah dengan menyerang orang yang menyampaikan kebenaran padanya. Bahasa ilmiahnya ad hominem.

Misalnya, Baca lebih lanjut

Antara Hawa Nafsu dan Syariat Allah

liwa' royahPernah denger nggak sih, kalimat semisal ini?

“Jangan kayak gitulah, kalo gitu sih terlalu ekstrim”

“Islam itu kan toleran, mudah, nggak nyusah-nyusahin, fleksibel”

Kalimat yang begini, bila diucapkan oleh seorang ulama yang mengerti tentang agama tentu sesuatu yang baik, sesuatu yang benar. Tapi seringnya kalimat-kalimat semisal ini keluar dari lisan orang-orang yang malas dan nggak serius mempelajari Islam, untuk membenarkan kesalahan yang dia lakukan, untuk memilah-memilih hukum mana yang dia suka dan mengabaikan hukum yang tidak dia suka atau bertentangan dengan perbuatannya. Baca lebih lanjut

Jendela Rumah Sakit

hospital bedDua orang pria, keduanya menderita sakit keras, sedang dirawat di sebuah kamar rumah sakit. Seorang di antaranya menderita suatu penyakit yang mengharuskannya duduk di tempat tidur selama satu jam di setiap sore untuk mengosongkan cairan dari paru-parunya. Kebetulan, tempat tidurnya berada tepat di sisi jendela satu-satunya yang ada di kamar itu. Sedangkan pria yang lain harus berbaring lurus di atas punggungnya.

Setiap hari mereka saling bercakap-cakap selama berjam-jam. Mereka membicarakan istri dan keluarga, rumah, pekerjaan, keterlibatan mereka di ketentaraan, dan tempat-tempat yang pernah mereka kunjungi selama liburan. Baca lebih lanjut