3 + 4 = 7

3+4=7Berapa 3+4? Tentu 7! Dan tentu semua orang yang pernah sekolah mampu menjawabnya, ini kemampuan yang sangat mendasar yang dipelajari dalam logika Matematika.

Kebenaran itu adalah suatu hal yang dapat dibuktikan, sesuatu hal yang memiliki dasar. Bila dasarnya cukup kuat dan tidak dapat dibantah, maka dengan sendirinya kebenaran itu tidak dapat dibantah.

Namun, walau kita hidup di abad  segala sesuatu yang serba teknologi ini, terkadang kita masih saja tidak bisa menjangkau suatu logika sederhana, yaitu menerima kebenaran. Seringkali kita malah menolak kebenaran, padahal telah jelas bukti dan dasarnya bagi kita.

Kebenaran tidak bisa ditolak, tapi kebenaran bisa dibuat relatif, salah satunya adalah dengan menyerang orang yang menyampaikan kebenaran padanya. Bahasa ilmiahnya ad hominem.

Misalnya, Baca lebih lanjut

Iklan

Antara Hawa Nafsu dan Syariat Allah

liwa' royahPernah denger nggak sih, kalimat semisal ini?

“Jangan kayak gitulah, kalo gitu sih terlalu ekstrim”

“Islam itu kan toleran, mudah, nggak nyusah-nyusahin, fleksibel”

Kalimat yang begini, bila diucapkan oleh seorang ulama yang mengerti tentang agama tentu sesuatu yang baik, sesuatu yang benar. Tapi seringnya kalimat-kalimat semisal ini keluar dari lisan orang-orang yang malas dan nggak serius mempelajari Islam, untuk membenarkan kesalahan yang dia lakukan, untuk memilah-memilih hukum mana yang dia suka dan mengabaikan hukum yang tidak dia suka atau bertentangan dengan perbuatannya. Baca lebih lanjut

Innalillah, Gerakan Shalat & Al Qu’ran Dilecehkan Stand Up Comedy ‘Ambia’

stand-up-ambiaAcara Stand-Up Comedy kerap menimbulkan lawakan dan komedi seringkali diisi dengan ejekan-ejekan serta anekdot. Namun tak jarang pula hinaan slapstick tersebut terang-terangan mengkaitkan dengan Islam. Contohnya adalah seperti dalam acara Stand-Up Comedy yang ditayangkan di Metro TV berikut ini.

Fyi, Acara Stand-Up Comedy ini ditayangkan di Metro TV meski dahulu pada awalnya pada KompasTV.

Comic atau peserta dengan nama “Ustaz” Ambia ini menjadikan tema lawakannya yang terkait ibadah dalam Islam, yakni ibadah shalat. Sebuah ibadah yang sangat mendasar namun paling awal di hisab oleh para malaikat kelak. Baca lebih lanjut

Jendela Rumah Sakit

hospital bedDua orang pria, keduanya menderita sakit keras, sedang dirawat di sebuah kamar rumah sakit. Seorang di antaranya menderita suatu penyakit yang mengharuskannya duduk di tempat tidur selama satu jam di setiap sore untuk mengosongkan cairan dari paru-parunya. Kebetulan, tempat tidurnya berada tepat di sisi jendela satu-satunya yang ada di kamar itu. Sedangkan pria yang lain harus berbaring lurus di atas punggungnya.

Setiap hari mereka saling bercakap-cakap selama berjam-jam. Mereka membicarakan istri dan keluarga, rumah, pekerjaan, keterlibatan mereka di ketentaraan, dan tempat-tempat yang pernah mereka kunjungi selama liburan. Baca lebih lanjut

Shara Meilinda Ayu, Penerima Beasiswa Memalukan

Shara Ayu dan AyahnyaDunia maya akhir-akhir ini dihebohkan oleh kelakuan seorang mahasiswi yang bernama Shara Meilinda Ayu yang biaya kuliahnya dibiayai uang rakyat alias beasiswa. Kronologis singkatnya adalah ternyata Ayu menyia-nyiakan kepercayaan orang tua dan menteri pendidikan yang telah turun tangan untuk memberinya beasiswa. Remaja putri ini bukannya belajar dengan rajin tapi malah asik pacaran hingga melewati batas. Ia sering membolos dari kampus dan terakhir ini satu bulan penuh ia tidak masuk kuliah dan tak peduli dengan UTS (Ujian Tengah Semester). Walhasil ia pun terancam DO karena telah melanggar banyak aturan akademis. Baca lebih lanjut

Cinta Putih

anak masih suci“Ini siapa yang makan kue tidak dihabiskan?” tanya saya kepada isteri malam itu. Di meja makan, terdapat sepotong kue yang tak habis termakan. “Itu potongan untuk Abang. Anak-anak dapat kue dari tetangga siang tadi, tapi mereka ingin membaginya untuk, Abi,” jelas isteri saya. “Ini Hufha, ini buat dede Iqna, ini Ummi, dan ini buat Abi,” begitu katanya setelah memotong empat bagian kue itu. Anak-anak sudah tidur, semoga dalam mimpinya mereka melihat saya menikmati kue yang sengaja disisakannya. Saya selalu ingat setiap kali anak-anak mendapatkan kue atau makanan enak lainnya, mereka tak lupa menelepon saya di kantor untuk sekadar memberitahu kalau saya tak perlu khawatir, karena mereka akan menyisihkannya untuk saya.

Pagi hari, pertanyaan pertama anak-anak adalah, “Kuenya dimakan nggak, bi?” Baca lebih lanjut

Teman Tipe Setan

FriendsDalam ‘biografi’ setan yang gue tahu, doi tuh nggak ada baik-baiknya sedikitpun. Selalu bikin rese dengan cara menggoda manusia untuk ngajak or berbuat maksiat. Keahlian dan tugasnya adalah sangat lihai dalam ngomporin manusia untuk urusan yang gelap nan maksiat. Jadi, kalo sepasang kekasih gelap (ini barang BM kali ya? You know BM? BM tuh black market alias pasar gelap—nggak ada ijinnya) berdua-duaan di tempat gelap, setan paling aktif jadi provokator.
Sepasang kekasih lawan jenis tak punya ijin syar’i ini jadinya makin lupa diri.
“Mumpung kagak ada orang, hajar aja bleh. Kapan lagi elo dapetin kesempatan emas ini” setan dengan penuh semangat membisiki telinga pasangan gelap itu. Baca lebih lanjut